Hasil Botafogo Vs Cienciano 1-0 Namun Glorioso Tetap Tersingkir
Pertandingan Hasil Botafogo Vs Cienciano pada leg kedua babak 16 besar Copa Sudamericana 2026 berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Botafogo di Stadion Nilton Santos, Rio de Janeiro, Kamis 20 Agustus 2026 malam waktu Brasil. Danilo Pereira menjadi pencetak satu-satunya gol pertandingan. Sayangnya, kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan perjalanan Glorioso karena mereka sebelumnya dihancurkan Cienciano 1-6 pada leg pertama di Cusco. Botafogo akhirnya tersingkir dengan agregat 2-6.
Misi Botafogo sejak awal memang luar biasa berat karena membutuhkan kemenangan lima gol untuk menyamakan agregat dan membawa pertandingan ke adu penalti, sedangkan kemenangan dengan selisih enam gol diperlukan untuk lolos langsung. Folaplaybet menjadi salah satu istilah yang dapat ditemui penggemar ketika mengikuti pembahasan sepak bola, sementara hasil pertandingan Botafogo melawan Cienciano memperlihatkan bahwa dominasi pada leg kedua tidak mampu menghapus kerusakan besar yang terjadi pada pertandingan pertama di Peru.
Hasil Botafogo Vs Cienciano Berakhir 1-0
Botafogo datang ke pertandingan kedua dengan tekanan sangat besar. Kekalahan 1-6 di Cusco membuat kemenangan biasa tidak mempunyai arti untuk kelolosan. Tim Brasil membutuhkan salah satu comeback terbesar dalam sejarah kompetisi CONMEBOL apabila ingin mencapai perempat final. Meski peluangnya sangat kecil, Botafogo tetap mencoba mengambil inisiatif permainan sejak awal pertandingan.
Cienciano berada dalam situasi jauh lebih nyaman. Tim asal Peru tidak harus mengejar kemenangan dan dapat lebih fokus menjaga struktur permainan. Keunggulan lima gol membuat mereka mempunyai ruang untuk mengatur tempo sekaligus menghindari risiko memberikan terlalu banyak peluang kepada Botafogo.
Botafogo Langsung Mencari Gol
Tuan rumah memahami bahwa gol cepat menjadi kebutuhan utama. Semakin lama skor bertahan 0-0, semakin kecil kemungkinan membalikkan agregat. Botafogo kemudian berusaha memberikan tekanan dengan penguasaan bola dan serangan yang lebih agresif dibandingkan Cienciano.
Botafogo mengejar comeback Copa Sudamericana menjadi gambaran tepat mengenai jalannya laga. Glorioso menciptakan banyak kesempatan, tetapi efektivitas penyelesaian akhir kembali menjadi persoalan. Peluang yang seharusnya dapat mengubah tekanan menjadi gol tidak selalu mampu dimanfaatkan.
Danilo Pereira Cetak Gol Botafogo
Kebuntuan akhirnya pecah melalui Danilo Pereira. Gelandang Botafogo tersebut mencetak satu-satunya gol yang membuat tuan rumah unggul 1-0. Gol itu memberikan sedikit harapan kepada pendukung di Nilton Santos, tetapi kebutuhan mengejar agregat membuat Botafogo masih membutuhkan banyak gol tambahan.
Danilo sendiri menjadi salah satu pemain yang mempunyai kontribusi penting bagi perjalanan Botafogo di kompetisi CONMEBOL musim ini. Sebelumnya, ia juga mencetak gol ketika Botafogo menghadapi Nacional Potosí dan Racing dalam rangkaian kompetisi internasional 2026.
Banyak Peluang Botafogo Terbuang
Kemenangan 1-0 tidak sepenuhnya menggambarkan tekanan yang diberikan Botafogo. Tim Brasil mempunyai kesempatan untuk menambah gol, tetapi penyelesaian akhir mereka tidak cukup efektif. Situasi tersebut menjadi masalah besar karena setiap peluang mempunyai nilai sangat tinggi ketika sebuah tim sedang mengejar defisit lima gol.
Botafogo juga sempat mencetak gol yang kemudian dianulir VAR. Selain itu, terdapat keputusan penalti yang pada akhirnya dibatalkan setelah peninjauan video. Rangkaian momen tersebut semakin membuat malam di Nilton Santos terasa frustrasi bagi pendukung tuan rumah.
VAR Warnai Pertandingan
Pertandingan tidak hanya menarik karena usaha comeback Botafogo. Sejumlah keputusan wasit dan VAR turut menjadi perhatian. Salah satunya adalah gol Botafogo yang dianulir, sedangkan keputusan penalti juga sempat berubah setelah dilakukan pemeriksaan.
Nahuel Ferraresi bahkan sempat berada dalam situasi kartu merah sebelum keputusan tersebut diubah menjadi kartu kuning. Situasi seperti ini membuat ritme pertandingan beberapa kali terhenti dan menambah ketegangan karena Botafogo membutuhkan gol sebanyak mungkin dalam waktu terbatas.
Cienciano Tidak Terpancing Bermain Terbuka
Strategi Cienciano cukup mudah dipahami. Setelah menang besar di pertandingan pertama, mereka tidak mempunyai alasan bermain terlalu terbuka di Rio de Janeiro. Prioritas utamanya adalah menjaga keunggulan agregat dan memastikan Botafogo tidak mendapatkan momentum.
Pendekatan tersebut berhasil. Cienciano memang kalah 0-1, tetapi skor tersebut lebih dari cukup untuk membawa mereka ke perempat final. Dalam pertandingan dua leg, hasil akhir agregat jauh lebih penting dibandingkan kemenangan pada satu pertandingan.
Leg Pertama Jadi Penentu Utama

Untuk memahami mengapa Hasil Botafogo Vs Cienciano 1-0 tidak cukup, pertandingan pertama harus menjadi perhatian. Pada 13 Agustus 2026 di Stadion Inca Garcilaso de la Vega, Cienciano menghancurkan Botafogo dengan skor 6-1.
Matías Succar menjadi bintang dengan hat-trick. Facundo Bandiera mencetak dua gol, sementara Beto Martinich menambahkan satu gol lainnya. Botafogo hanya mampu membalas melalui Matheus Martins pada awal babak kedua.
Matías Succar Jadi Mimpi Buruk Botafogo
Matías Succar hattrick melawan Botafogo menjadi salah satu cerita terbesar dari keseluruhan duel. Penyerang Cienciano tersebut mencetak tiga dari enam gol pada leg pertama dan membuat pertahanan Botafogo mengalami malam yang sangat buruk.
Succar mencetak gol pertamanya pada menit ke-17, kemudian menambahkan gol ketiga Cienciano tidak lama setelahnya. Ia melengkapi hat-trick pada babak kedua. Performa tersebut menjadi fondasi utama keunggulan besar yang akhirnya tidak mampu dikejar Botafogo.
Agregat Botafogo Vs Cienciano 2-6
Dua pertandingan menghasilkan tujuh gol dengan Cienciano unggul sangat jauh secara agregat. Kemenangan Botafogo di Rio hanya memperkecil selisih dan tidak mengubah tim yang berhak melaju.
- Leg pertama: Cienciano 6-1 Botafogo.
- Leg kedua: Botafogo 1-0 Cienciano.
- Agregat akhir: Cienciano menang 6-2.
- Danilo Pereira mencetak gol Botafogo pada leg kedua.
- Cienciano lolos ke perempat final Copa Sudamericana.
Hasil tersebut memperlihatkan pentingnya konsistensi dalam pertandingan dua leg. Botafogo mampu menjaga clean sheet dan menang pada pertemuan kedua, tetapi kekalahan lima gol pada pertandingan pertama memberikan kerusakan yang terlalu besar.
Botafogo Gagal Ciptakan Comeback Bersejarah
Sebelum pertandingan, Botafogo membutuhkan kemenangan dengan selisih enam gol untuk lolos langsung atau lima gol untuk membawa duel menuju adu penalti. Tantangan tersebut bahkan berpotensi menjadi comeback yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kompetisi CONMEBOL.
Glorioso akhirnya hanya mampu menghasilkan satu gol. Meski menang, mereka masih tertinggal empat gol dari kebutuhan minimal untuk membawa pertandingan ke penalti. Harapan menciptakan salah satu comeback terbesar sepak bola Amerika Selatan pun berakhir.
Lebih dari 22 Ribu Penonton Hadir
Meski peluang kelolosan sangat kecil, pendukung Botafogo tetap datang memberikan dukungan. Lebih dari 22 ribu penonton dilaporkan hadir di Nilton Santos untuk menyaksikan usaha tim mengejar ketertinggalan.
Dukungan tersebut menunjukkan suporter masih berharap setidaknya melihat respons kuat setelah kekalahan memalukan di Cusco. Botafogo memang berhasil memberikan kemenangan, tetapi skor 1-0 jelas belum cukup untuk menghasilkan malam bersejarah yang diharapkan.
Cienciano Melaju ke Perempat Final
Cienciano berhak melanjutkan perjalanan setelah memenangkan agregat 6-2. Klub Peru tersebut akan menghadapi Montevideo City Torque pada babak perempat final Copa Sudamericana 2026.
Kelolosan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Cienciano. Klub ini memiliki sejarah istimewa di Copa Sudamericana karena pernah menjadi juara pada 2003. Perjalanan 2026 memberikan kesempatan baru untuk mencoba mendekati prestasi besar tersebut.
Botafogo Tinggal Fokus ke Liga Brasil
Tersingkirnya Botafogo membuat agenda mereka berkurang. Setelah gagal melanjutkan perjalanan di Copa Sudamericana, perhatian utama kini beralih menuju Campeonato Brasileiro. Botafogo berada di posisi ke-11 dengan 30 poin berdasarkan laporan setelah pertandingan melawan Cienciano.
Laga berikutnya mempertemukan Botafogo dengan Athletico-PR. Tim membutuhkan respons cepat karena kegagalan di kompetisi kontinental dapat memberikan tekanan tambahan, terlebih musim mereka sebelumnya juga mengalami perjalanan yang tidak mudah.
Pergantian Pelatih Belum Mampu Selamatkan Botafogo
Botafogo menjalani pertandingan kedua dengan situasi internal yang berbeda. Franclim Carvalho tidak lagi menjadi pelatih setelah diberhentikan menyusul kekalahan berikutnya dari Vitória di Campeonato Brasileiro. Rodrigo Bellão kemudian memimpin tim sebagai pelatih sementara ketika menghadapi Cienciano.
Bellão berhasil membawa Botafogo memenangkan pertandingan 1-0, tetapi tugas membalikkan kekalahan 1-6 memang terlalu berat. Hasil tersebut setidaknya memberikan kemenangan di depan pendukung sendiri, meskipun tidak menghindarkan klub dari eliminasi.
Hasil Botafogo Vs Cienciano berakhir 1-0 untuk Botafogo pada leg kedua babak 16 besar Copa Sudamericana 2026 di Stadion Nilton Santos. Danilo Pereira mencetak satu-satunya gol, sementara tuan rumah juga mendapatkan sejumlah kesempatan yang gagal dimanfaatkan.
Kemenangan tersebut tidak cukup karena Botafogo sebelumnya kalah 1-6 di Cusco. Cienciano akhirnya lolos dengan agregat 6-2 dan akan menghadapi Montevideo City Torque pada perempat final. Botafogo harus mengakhiri perjalanan kontinentalnya dan mengalihkan fokus ke kompetisi domestik.
FAQ
Berapa hasil Botafogo vs Cienciano?
Botafogo menang 1-0 atas Cienciano pada leg kedua babak 16 besar Copa Sudamericana 2026.
Siapa pencetak gol Botafogo melawan Cienciano?
Danilo Pereira mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan Botafogo 1-0.
Apakah Botafogo lolos setelah menang 1-0?
Tidak. Botafogo tetap tersingkir karena kalah 1-6 pada pertandingan pertama sehingga Cienciano menang agregat 6-2.
Siapa lawan Cienciano di perempat final?
Cienciano akan menghadapi Montevideo City Torque pada babak perempat final Copa Sudamericana 2026.
Berapa hasil leg pertama Cienciano vs Botafogo?
Cienciano menang telak 6-1 di Cusco. Matías Succar mencetak tiga gol, Facundo Bandiera dua gol, dan Beto Martinich satu gol.



